Sehat & Diet

Diet Mayo, Keto, atau Karbo? Pahami Cara Kerja dan Risikonya!

Buat yang pengen turunin berat badan, diet sering kali jadi pilihan untuk bantu mencapainya. Sekalinya ada metode yang berhasil bakalan viral di mana-mana sehingga banyak ditiru oleh banyak orang. Diet mayo, keto, dan karbo merupakan jenis diet yang banyak dibandingkan satu sama lain. Sayangnya banyak orang yang lebih fokus ke turunnya berat badan daripada memahami apa yang terjadi di dalam tubuh.

Dalam artikel ini hanya menjelaskan cara diet bekerja bukan memilih diet mana yang paling benar. Dalam artikel ini akan berfokus pada pemahaman cara kerja, kelebihan dan risiko dengan tujuan membantu pemilihan diet bukan asal ikut tren.

Diet Mayo

Diet singkat yang hanya cukup dalam rentang satu hingga dua minggu dengan mengurangi garam dan memperbanyak sayuran. Pada umumnya, menu yang dimakan adalah sayuran rebus dan makanan lain tanpa menambahkan garam pada masakan.

Diet mayo bekerja dengan cara membatasi asupan garam yang membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan. Berat badan bisa turun drastis dalam waktu singkat.

Kelebihan:

  1. Berat badan turun lebih cepat
  2. Menu lebih sederhana
  3. Dapat membantu mengurangi asupan Ultra Processed Food

Akan tetapi, penurunan berat badan disebabkan oleh berkurangnya cairan tubuh bukan menghilangnya lemak. Hal ini akan mengakibatkan tubuh mudah lemas, pusing, dan berat badan cenderung kembali naik jika langsung kembali ke pola makan yang sebelumnya. Diet mayo lebih cocok sebagai diet singkat mempercepat turunnya berat badan namun bukan menjadi solusi permanen.

Diet Keto

Membatasi karbohidrat dengan ekstrem sehingga tubuh akan segera berubah masuk menjadi kondisi bernama ketosis yaitu menggunakan lemak sebagai pengganti energi merupakan ciri khas dari diet keto.

Saat asupan karbohidrat yang sangat rendah, tubuh akan menggunakan cadangan glukosa sebagai sumber energi. Ketika cadangan tersebut habis, tubuh akan menggunakan lemak untuk membentuk keton sebagai sumber energi dari tubuh.

Kelebihan:

1. Dapat menurunkan nafsu makan

2. Sebagian orang merasakan penurunan berat badan yang signifikan

3. Gula darah stabil dalam kondisi tertentu

Akan tetapi, melakukan diet ini tanpa tahapan dan langsung menekan jumlah konsumsi karbohidrat akan menyebabkan pusing, mual, dan lemas atau yang dikenal dengan keto flu. Karena diet bukanlah diet yang secara ajaib menurunkan berat badan, diet ini bisa efektif untuk sebagian orang, namun tetap saja beriko jika tidak dipahami dan dikontrol dengan baik. Diet keto juga sulit dijalani dalam jangka panjang karena sangat membatasi pilihan makanan.

Diet Karbo

Diet Karbo bukan berarti bebas makan nasi, tapi mengubah pola makan dengan menggunakan karbohidrat kompleks, rendah lemak, dan seimbang. Diet ini bekerja dengan cara karbohidrat menjadi sumber energi utama yang masih mengijinkan protein dan lemak tetap ada dalam jumlah yang wajar.

Kelebihan:

  1. Energi cenderung lebih stabil
  2. Orang Indonesia lebih mudah menerapkan diet ini
  3. rencana diet jangka panjang yang realistis

Karbohidrat yang didominasi oleh gula dan tepung olahan, hasilnya bisa akan lebih menaikkan berat badan daripada menurunkan. Porsi yang dikonsumsi juga perlu dikontrol, bukan boleh memakan karbohidrat tanpa batas, tapi tetap mengkonsumsi karbohidrat secara proporsional.

Cocok untuk Siapa?

Setiap wujud diet akan lebih sesuai untuk kalangan dan tujuan tertentu.

  1. Diet mayo: Bukan solusi permanen dan lebih cocok untuk turun dengan cepat bersamaan dengan tujuan spesifik
  2. Diet keto: Bisa jadi pertimbangan dengan pengawasan yang baik serta memiliki kondisi tertentu
  3. Diet karbo: paling realistis untuk mayoritas orang Indonesia.

Diet yang baik bukan diet yang dengan cepat menurunkan berat badan, tapi dalam perjalanannya bisa membuat berat badan konsisten tanpa menyakiti tubuh.

Kesalahan Umum:

  1. Hanya mau hasil cepat
  2. Abai dengan gejala diet yang menyakiti tubuh
  3. Berpikir jika diet yang berhasil cocok untuk semua orang
  4. hanya memikirkan hasil saat ini bukan kedepannya Berat badan turun cepat tapi tidak bertahan lama bukan tanda keberhasilan.

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis atau gizi.

Marisela Tavia

Marisela Tavia adalah pecinta masakan rumahan yang banyak menghabiskan waktu di dapur untuk mencari kombinasi rasa yang pas. Ia percaya masakan enak tidak harus mahal atau rumit, cukup dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah yang tepat. Marisela senang berbagi pengalaman memasak, mulai dari menu harian yang praktis sampai jajanan unik yang sedang ramai dicoba banyak orang.