Popularitas budaya Korea bikin banyak orang penasaran dengan makanannya. Tapi di sisi lain, masakan Korea juga sering dianggap “ribet”: harus pakai banyak bumbu fermentasi, saus khusus, dan rasanya identik dengan pedas ekstrem. Akibatnya, nggak sedikit yang merasa makanan Korea cuma cocok dimakan di restoran atau dibeli instan.
Padahal, dalam keseharian masyarakat Korea, ada banyak menu rumah tangga sederhana yang dimasak cepat dan tidak serumit yang sering ditampilkan di drama atau konten mukbang. Prinsipnya mirip dengan masakan rumahan Indonesia: praktis, mengenyangkan, dan bisa disesuaikan dengan bahan yang ada.
Dengan sedikit penyesuaian, menu Korea rumahan bisa dimasak tanpa harus berburu bahan langka. Berikut beberapa contoh makanan Korea yang relatif mudah dibuat dan bahannya cukup realistis ditemukan di Indonesia.
1. Gyeran Mari, Telur Gulung ala Korea
Gyeran mari adalah contoh menu Korea yang sangat bergantung pada teknik dasar, bukan bumbu kompleks. Telur dikocok, dimasak tipis, lalu digulung hingga membentuk lapisan.
Bahan yang digunakan pun minimal: telur, sedikit garam, dan minyak. Tambahan sayur seperti daun bawang atau wortel hanya berfungsi sebagai variasi, bukan keharusan. Menu ini sering dijadikan lauk pendamping nasi dan cocok untuk sarapan atau bekal.
Dari sisi kesulitan, gyeran mari relatif ramah untuk pemula karena risiko gagal kecil dan tidak membutuhkan waktu lama.
2. Kimchi Bokkeumbap, Nasi Goreng dengan Sentuhan Korea
Kimchi bokkeumbap bisa dianggap sebagai adaptasi nasi goreng yang menggunakan kimchi sebagai sumber rasa. Teknik memasaknya hampir sama dengan nasi goreng pada umumnya, sehingga tidak terasa asing bagi orang Indonesia.
Bahan dasarnya cukup sederhana: nasi, kimchi, bawang putih, dan telur. Jika rasa kimchi terlalu tajam atau pedas, kimchi bisa dipotong kecil dan dimasak lebih lama agar rasanya lebih seimbang.
Menu ini cocok untuk memanfaatkan sisa nasi dan memberikan variasi rasa tanpa harus memasak banyak lauk.
3. Gyeran Bap, Menu Darurat yang Mengenyangkan
Gyeran bap adalah salah satu menu paling sederhana dalam masakan Korea. Pada dasarnya, ini adalah nasi hangat yang disajikan dengan telur dan kecap.
Tidak ada teknik khusus atau urutan rumit. Semua bahan bisa langsung dicampur di mangkuk. Menu ini sering dikonsumsi saat tidak punya banyak waktu atau bahan, dan secara fungsi mirip dengan nasi telur di Indonesia.
Kesederhanaannya justru menjadi keunggulan utama dari menu ini.
4. Tteokbokki Versi Rumahan
Tteokbokki memang dikenal sebagai jajanan pedas, tapi versi rumahan tidak harus selalu ekstrem. Dengan mengatur jumlah saus atau memilih saus yang lebih ringan, menu ini bisa dibuat lebih bersahabat.
Rice cake instan sekarang relatif mudah ditemukan, terutama di supermarket besar atau toko daring. Proses memasaknya pun hanya merebus dan mencampur saus hingga mengental.
Untuk konsumsi di rumah, tteokbokki sering dimodifikasi sesuai selera, baik dari tingkat pedas maupun tambahan isian.
5. Dubu Jorim, Tahu Masak Kecap ala Korea
Dubu jorim adalah contoh lauk Korea yang tidak bergantung pada rasa pedas. Tahu digoreng atau dipanaskan sebentar, lalu dimasak dengan saus kecap sederhana hingga bumbunya meresap.
Menu ini sering dijadikan lauk harian karena bahannya murah dan prosesnya tidak rumit. Dari sisi rasa, dubu jorim cenderung gurih dan ringan, cocok dimakan dengan nasi putih.
Kalau ingin kurangi konsumsi daging, protein tahu dapat menjadi alternatif asupan protein dalam tubuh.
6. Bibimbap dengan Isian Fleksibel
Bibimbap rumahan hanya cukup menggunakan nasi, sayuran dan juga telur. Versi lengkap terlihat begitu banyak bahan yang mungkin akan menghabiskan lebih banyak uang.
Tidak harus sama persis dengan yang asli, sayuran bibimbap bisa disesuaikan dengan bahan yang ada di rumah, lalu sajikan di atas nasi dan aduk rata sebelum disantap. Bibimbap jadi lebih menu yang fungsional dan tidak boros bahan.
7. Jumeokbap, Nasi Kepal Praktis
Jumeokbap sama seperti onigiri dengan memadukan nasi yang dikepal tidak terlalu padat. Nasinya bisa di isi oleh isian apapun sesuai selera tanpa harus dibentuk dengan presisi.
8. Ramyeon dengan Modifikasi Sederhana
Ramyeon instan sering jadi solusi cepat, tapi bisa ditingkatkan nilai gizinya dengan tambahan bahan sederhana seperti telur, sayur, atau tahu.
Dengan mengurangi sebagian bumbu instan, rasa pedas dan asin bisa dikontrol. Pendekatan ini membuat ramyeon lebih seimbang dan tidak sekadar jadi makanan instan kosong.



